Bermula dari undangan perusahaan kontraktor, dimana kami diminta untuk berperan serta dalam upaya menstabilkan lereng yang cukup curam di Riau, yang dikhawatirkan bila tidak ditangani sejak awal akan menimbulkan kelongsoran yang dapat memakan korban jiwa ataupun membuat kerugian materi nantinya.

Segera kami tindak lanjuti undangan tersebut dengan mengutus tim engineering kami untuk bertemu dengan pihak kontraktor dan melihat kondisi riil lapangan dan untuk mengambil data-data yang diperlukan untuk proses perhitungan/desain/rekayasa.

Adapun data yang kami temukan antara lain :

  • Ketinggian lereng rata-rata 6 m.
  • Jenis tanah lempung yang berpasir.
  • Curah hujan rata-rata yang tinggi.
  • Peruntukan lahan dimana rencana pada waktu itu, pada sisi lereng akan digunakan sebagai lahan parkir.

Berbekal data dan keterangan yang kami dapatkan dari pihak kontraktor, dan telah melihat kondisi lapangan.

Segera kami melakukan desain dan perhitungan, berdasarkan pengalaman dan dengan menggunakan software canggih yang kami miliki.

Setelah kami mendapatkan hasil dan kesimpulan dari hasil perhitungan, segera kami menginformasikan desain slope stability tersebut ke pihak kontraktor, berupa proposal (material yang kami rekomendasikan dan teknik pelaksanaan pemasangan) dan sekaligus dengan penawaran harga nya.

Singkat cerita, hasilnya kami terpilih untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.

Baca Juga : Dokumentasi Stabilisasi Lereng di Kawasan Industri Karawang

Secara umum langkah-langkah / metode pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

  1. Mempersiapkan lahan, menyingkirkan benda‐benda tajam seperti tunggul pohon, sisa‐sisa akar pohon yang dapat mengakibatkan tertusuknya geotextile. Bila perlu atau dikarenakan keterbatasan lahan, lereng dapat dipotong (cut) terlebih dahulu.
  2. Siapkan bekisting “form-work” dan letakkan disisi luar embankment. Tingginya bekisting tergantung ketebalan pengisian embankment tersebut dan desain yang telah disetujui.
  3. Pemasangan Woven Geotextile yang sesuai dengan desain yang telah disetujui sebelumnya.
  4. Pengurugan/Pengisian bantalan dengan material pilihan.
  5. Pemadatan.
  6. Penutupan urugan / timbunan yang telah dipadatkan dengan Woven Geotextile.
  7. Penjahitan bantalan Woven Geotextile.
  8. Untuk lapis “layer” diatasnya, dapat mengulangi langkah no.2 s/d no.7 sampai layer paling atas selesai (sampai mencapai ketinggian yang direncanakan).
  9. Pengurugan / penutupan bagian atas dari bantalan untuk melindungi Woven Geotextile dari terpaan sinar matahari dan material tajam.
  10. Penutupan “facing” bagian samping lereng, disarankan untuk memproteksi Woven Geotextile dari terpaan sinar matahari dan material tajam, sehingga dapat memperpanjang umur konstruksi.

Berikut adalah dokumentasi pengerjaan proyek tersebut

PT Pandu Equator Prima

Jl. Sangata, Blok G-10/1, Jatiwaringin Asri, Pondok Gede – Bekasi 17411 Indonesia

Mobile : 0811-1116066

Phone : (62-21) 84995477, 84999534, 84994765, Fax : (62-21) 8463504,

Email : office@pandu-equator.com

14 + 2 =